Utang Pemkot ke PDAM Capai Miliaran Rupiah; Masyarakat Kecil Jadi Korban

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 12:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor PDAM Ake Gale Ternate

Kantor PDAM Ake Gale Ternate

Ternate – Seperti biasanya ketidak pahaman petinggi Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Ake Gale Kota Ternate, dalam mengelola menejemen keuangan serta sistem penagihan, ini terus menimbulkan korban terhadap masyarakat kecil selaku pelanggan perusahan daerah ini.

Hal ini dapat dilihat dari ketidak adilan yang diperoleh masyarakat kecil selaku pelanggan PDAM, yang sering mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan, atas pemutusan meteran air akibat keterlambatan pembayaran. Padahal kita ketahui bersama bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, hingga saat ini masih berutang ke PDAM mencapai miliaran rupiah, namun tidak sedikitpun disentuh sistem yang diterapkan oleh PDAM.

“Pertanyaannya, “Apakah sistem ini hanya berlaku untuk masyarakat?. Sehingga Pemkot Ternate yang utangnya mencapai miliaran rupiah tidak disentuh sistem?. Jika iya, lalu dimana letak keadilan yang sering digaungkan pemerintah, disetiap mimbar-mimbar politik?.

Dengan adanya pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat selaku pelanggan PDAM ini, maka ini harus dijawab dengan tegas oleh para pengambil kebijakan di Perusahan Darah dimaksud. Ketegasan yang dinantikan masyarakat, dari pihak PDAM yakni melakukan pemutusan meteran air, untuk instansi-instansi pemerintah Kota Ternate, yang berutang kepada PDAM itu sendiri.

Tindakan tegas terhadap Pemkot Ternate ini, jika tidak dilakukan oleh pihak PDAM, maka masyarakat selaku pelanggan sudah tentu akan memberikan penilaian buruk, terhadap penerapan sistem oleh PDAM, yang dinilai tajam kebawa tapi tumpul ke atas tersebut.

“Jangan hanya kami masyarakat kecil yang jadi korban pemutusan meteran air hanya karena terlambat membayar, sementara Pemerintah yang berutang hingga miliaran rupiah, dan notabene telah merugikan keuangan daerah, malah dibiarkan seenaknya menggunakan fasilitas air bersih dari PDAM,” ujar salah satu warga yang enggan dipublish namanya.

Ia, menyebut PDAM harus berlaku adil dalam penerapan sistem, jangan sistem yang dijalankan tajam kebawa tapi tumpul ke atas, hanya karena diatas memiliki lebel plat merah dan atau Pemerintah.

Facebook Comments Box

Editor : Panji

Sumber Berita : Warga

Berita Terkait

Kelurahan Rua: Daerah Penyumbang Ikan Terbesar di Kota Ternate Sepi Perhatian Pemerintah
LSM LIRA Malut Desak Pemkot Lakukan Perbaikan Fasilitas Pasar
Enam Kelurahan Terima DK, Begini Pesan Camat Pulau Ternate (Gamlamo)
Pemerintah Kelurahan Jambula Gelar Sosialisasi Pembinaan Kader Posyandu (Dasawisma)
Penyerahan DK, Lurah Kastela Target Semua Proker Terpenuhi
Tanjakan Ngade Membuktikan Lemahnya Tingkat Koordinasi Pemkot
Jalan Trans Kie Raha: mimpi indah atau Mimpi buruk
Kukuhkan Pengurus Karang Taruna, Ini Harapan Lurah Kelurahan Gambesi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Desember 2025 - 20:25 WIT

Formatur Ketua DPD PAN 10 Kabupaten/Kota se-Malut Ditetapkan DPP PAN

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 22:47 WIT

Diusia ke-27; Begini Harapan KSB DPW PAN Malut Periode 2025-2030

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 18:38 WIT

Diusia ke-27 Tahun; DPD PAN Kota Ternate Berbagi Rezeki

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 16:48 WIT

HUT ke-27 PAN, 100 Paket Sembako DPD PAN Haltim Untuk Warga

Jumat, 15 Agustus 2025 - 15:39 WIT

Kongres ke-VII BM PAN Digelar Tahun 2026; Kendari Jadi Tuan Rumah

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 16:40 WIT

Sambut HUT RI ke-80 dan HUT PAN ke-27, DPW PAN Malut Bagi-bagi Sembako

Senin, 21 Juli 2025 - 13:01 WIT

Jelang HUT Ke-27 PAN, Ini Sejumlah Kegiatan Yang Akan Dilaksana DPW PAN Malut

Berita Terbaru

Istimewa

News

DPD PAN Berencana Menggelar Do’a Bersama Anak Yatim

Selasa, 30 Des 2025 - 01:24 WIT