Tanjakan Ngade Membuktikan Lemahnya Tingkat Koordinasi Pemkot

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 16:12 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan raya di tanjakan Ngade, Kota Ternate pasca longsor

Kondisi jalan raya di tanjakan Ngade, Kota Ternate pasca longsor

Ternate – Kerusakan jalan raya diseputaran tanjakan Ngade, Kota Ternate akibat dari bencana tanah longsor pada beberapa bulan yang lalu, ini menyisakan ketidaknyamanan bagi masyarakat pengguna jalan yang melintasi jalur tersebut.

Jalan yang bermarka garis kuning tersebut merupakan jalan Nasional, dan tanggung jawab pemeliharaannya berada dibawa wewenang pemerintah pusat. Namun dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, selaku pemilik wilayah juga memiliki tanggung jawab membangun komunikasi secara intensif dengan pemerintah pusat, guna hal-hal yang urgent seperti ini dapat disegerakan.

Sudah kurang lebih 5 bulan jalan tersebut mengalami kerusakan akibat bencana longsor, akan tetapi hingga saat ini belum terlihat ada upaya untuk dilakukan perbaikan oleh pihak yang bertanggung jawab, dalam hal ini Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR.

Hal ini kemudian tidak hanya sekedar menjadi kelalaian pemerintah pusat yang bertanggung jawab atas kerusakan jalan tersebut, melainkan ini juga menjadi bagian dari lemahnya tingkat komunikasi serta koordinasi pemerintahan daerah dalam hal ini Pemkot Ternate, selaku penanggung jawab wilayah.

Padahal kita tau bersama bahwa tujuan pemerintah daerah dibentuk salah satu poinnya yakni koordinasi. Dimana pemerintah daerah bertugas untuk mengkoordinasikan berbagai sektor yang terlibat dalam pembangunan daerah, baik dari pemerintah pusat maupun lembaga lain, untuk kepentingan masyarakat secara keseluruhan.

Selain itu tugas pemerintah daerah juga melakukan penyediaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana, serta membangun sarana dan prasarana umum yang dibutuhkan masyarakat.

Dari sejumlah tanggung jawab tersebut diatas jika dikaitkan dengan lambanya penanganan pada kerusakan jalan di tanjakan Ngade, akibat bencana longsor pada beberapa bulan lalu. Maka ini membuktikan bahwa tingkat komunikasi serta koordinasi Pemkot Ternate ke Pemerintah pusat cukup lemah.

Facebook Comments Box

Editor : Panji

Sumber Berita : Inves

Berita Terkait

Kelurahan Rua: Daerah Penyumbang Ikan Terbesar di Kota Ternate Sepi Perhatian Pemerintah
LSM LIRA Malut Desak Pemkot Lakukan Perbaikan Fasilitas Pasar
Enam Kelurahan Terima DK, Begini Pesan Camat Pulau Ternate (Gamlamo)
Pemerintah Kelurahan Jambula Gelar Sosialisasi Pembinaan Kader Posyandu (Dasawisma)
Penyerahan DK, Lurah Kastela Target Semua Proker Terpenuhi
Jalan Trans Kie Raha: mimpi indah atau Mimpi buruk
Kukuhkan Pengurus Karang Taruna, Ini Harapan Lurah Kelurahan Gambesi
DPD KNPI Kota Ternate Minta Pemkot Fokuskan RAPBD 2026 Untuk Kepentingan Masyarakat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 November 2025 - 10:08 WIT

Kelurahan Rua: Daerah Penyumbang Ikan Terbesar di Kota Ternate Sepi Perhatian Pemerintah

Rabu, 19 November 2025 - 23:25 WIT

LSM LIRA Malut Desak Pemkot Lakukan Perbaikan Fasilitas Pasar

Rabu, 19 November 2025 - 23:11 WIT

Enam Kelurahan Terima DK, Begini Pesan Camat Pulau Ternate (Gamlamo)

Selasa, 18 November 2025 - 21:53 WIT

Penyerahan DK, Lurah Kastela Target Semua Proker Terpenuhi

Selasa, 18 November 2025 - 16:12 WIT

Tanjakan Ngade Membuktikan Lemahnya Tingkat Koordinasi Pemkot

Senin, 17 November 2025 - 19:43 WIT

Jalan Trans Kie Raha: mimpi indah atau Mimpi buruk

Senin, 17 November 2025 - 04:07 WIT

Kukuhkan Pengurus Karang Taruna, Ini Harapan Lurah Kelurahan Gambesi

Sabtu, 15 November 2025 - 21:41 WIT

DPD KNPI Kota Ternate Minta Pemkot Fokuskan RAPBD 2026 Untuk Kepentingan Masyarakat

Berita Terbaru