LSM LIRA Malut, Soroti Sistem Pengelolaan BUMDes di Wilayah Malut

- Jurnalis

Jumat, 4 Juli 2025 - 20:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LSM LIRA Malut, Said Alkatiri, S.Pd

Ketua LSM LIRA Malut, Said Alkatiri, S.Pd

Ternate – Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA), Provinsi Maluku Utara (Malut), kembali menyoroti bobroknya sistem pengelolaan Dana Desa (DD), khusunya DD yang dikucur untuk pemberdayaan di bidang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Ketua LSM LIRA Malut, Said Alkatiri, S.Pd, kepada media ini Jum’at (4/7), menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun pihaknya, bahwa ada kurang lebih 85 persen BUMDes, yang tersebar di Desa-desa se-Malut mandek akibat dari bobroknya sistem pengelolaan, oleh pihak pengelola BUMDes itu sendiri.

“Padahal kita ketahui bersama bahwa BUMdes ini dianggarkan hampir setiap tahun anggaran, melalu Dana Desa dan anggarannya pun cukup fantastis. Namun mencuat ke publik hampir rata-rata unit usaha milik Desa di wilayah Malut ini, berjalan tidak sesuai dengan harapan masyarakat,” pungkas Said.

Lanjut, Said, BUMDes sebagaimana diatur dalam sejumlah peraturan perundang-undangan, baik itu UU Desa Nomor: 6 tahun 2014, PP Nomor: 11 tahun 2021, Permendes PDTT RI Nomor: 4 tahun 2015 serta Permendagri Nomor: 9 tahun 2010, ini sudah cukup jelas tujuan pendiriannya.

“Jadi tujuan pendirian BUMDes sebagaimana yang diatur pada sejumlah peraturan perundangan-undangan diatas yakni, BUMDes didirikan untuk mendorong perekonomian desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, dan memperkuat pembangunan ekonomi desa secara berkelanjutan,” beber Said.

Namun lanjut, Said, kenyataan dilapang tidak berbanding lurus dengan harapan masyarakat, dikarenakan ratusan desa di wilayah Malut saat ini, BUMDes-nya tidak berjalan maksimal bahkan kurang lebih 85 persen BUMDes mengalami bangkrut atau gulung tikar.

“Olehnya itu secara kelembagaan kami mendesak kepada pemerintah daerah serta pemerintah pusat dalam hal ini Kemendes PDTT RI, selaku pihak yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan DD ini, agar segera membentuk tim khusus untuk menyelidiki, terkait dengan penyebab mandeknya pengelolaan BUMDes di wilayah Malut saat ini,” tegas Said.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kelurahan Rua: Daerah Penyumbang Ikan Terbesar di Kota Ternate Sepi Perhatian Pemerintah
LSM LIRA Malut Desak Pemkot Lakukan Perbaikan Fasilitas Pasar
Enam Kelurahan Terima DK, Begini Pesan Camat Pulau Ternate (Gamlamo)
Pemerintah Kelurahan Jambula Gelar Sosialisasi Pembinaan Kader Posyandu (Dasawisma)
Penyerahan DK, Lurah Kastela Target Semua Proker Terpenuhi
Tanjakan Ngade Membuktikan Lemahnya Tingkat Koordinasi Pemkot
Jalan Trans Kie Raha: mimpi indah atau Mimpi buruk
Kukuhkan Pengurus Karang Taruna, Ini Harapan Lurah Kelurahan Gambesi
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:22 WIT

NHM Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Halut dan Halbar

Senin, 12 Januari 2026 - 22:39 WIT

Asrul Tampilang, Resmi Diberhentikan dari Anggota Bawaslu Ternate Oleh DKPP RI

Selasa, 30 Desember 2025 - 17:31 WIT

Doa Bersama Akhir Tahun, DPD PAN Kota Ternate Beri Santunan Puluhan Anak Yatim

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:14 WIT

Hadirkan Puluhan Anak Yatim dan Muallaf, DPD PAN Morotai Gelar Doa Akhir Tahun

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:42 WIT

Gelar Doa Bersama Anak Yatim, Ketwil PAN Malut Pimpin Langsung Sholawat Asyghil

Kamis, 18 Desember 2025 - 23:37 WIT

Jelang Musda Serentak, DPW PAN Malut Lakukan Persiapan

Kamis, 18 Desember 2025 - 22:40 WIT

Tidak ada Keterbukaan Warga Desa Akelamo Cinga-Cinga Pertanyakan Pengelolaan DD dan ADD

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:27 WIT

3 Hari Pencarian Bocah 10 Tahun Diterkam Buaya di Halsel Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru