Terkait Kebijakan Odol; Ini Tanggapan Organda Moda Lintas Provinsi Untuk Halbar

- Jurnalis

Minggu, 6 Juli 2025 - 21:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Unit Organda Moda Lintas Provinsi untuk Halbar, Hong

Wakil Ketua Unit Organda Moda Lintas Provinsi untuk Halbar, Hong

Jailolo – Kebijakan pemerintah dalam menerapkan Over Dimension Over Load (Odol), guna mencegah pemuatan mobil truk hingga melebih kapasitas, ini mendapat tanggapan dari berbagai kalangan tidak terkecuali Organda Moda Lintas Provinsi, untuk Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Provinsi Maluku Utara (Malut).

Wakil Ketua Unit Organda Moda Lintas Provinsi untuk Halbar, Hong, kepada media ini Minggu (6/7), menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik dan serta mendukung penuh, kebijakan pemerintah atas pemberlakuan sistem Odol, pada setiap mobil truk lintas yang melakukan pemuatan barang dan jasa.

Lanjut, Hong, pemberlakuan sistem Odol ini tentu merupakan upaya pemerintah untuk menjaga kenyamanan serta meminimalisir tingkat kecelakaan, yang sering dialami oleh pengemudi truk lintas akibat dari kelebihan kapasitas saat melakukan pemuatan.

“Namun dalam hal ini kami juga meminta agar pemberlakuan sistem dimaksud, pemerintah juga harus dapat memperhatikan hal-hal, yang menjadi kebutuhan para sopir lintas saat melakukan pelayanan, terhadap masyarakat terutama pelayanan sembilan bahan pokok (Sembako),” pungkasnya.

Hong, mengaku pemuatan yang melebihi kapasitas kendaraan ini sering terjadi, dikarenakan ada sejumlah persoalan yang kemudian menjadi pertimbangan pihaknya, saat melakukan pemuatan barang dan jasa untuk dibawa ke daerah-daerah tertentu.

“Jadi ada sejumlah persoalan yang kemudian ini menjadi pertimbangan kami diantaranya yakni; persoalan jarak tempuh dimana barang dan jasa yang dibawah ke wilayah Malut, ini rata-rata diambil di Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), kemudian mengikuti hasil bumi di Malut untuk dibawah ke Sulut,” ujarnya.

Selain itu lanjut, Hong, permintaan pasar yang begitu tinggi, dan kemudian persoalan operasional atau biaya perjalanan transportasi yang juga membutuhkan biaya yang cukup mahal, terutama tiket mobil truk dari Bitung ke Ternate mencapai kurang lebih 5 juta rupiah per mobil, kemudian Ternate – Halbar kurang lebih 600 ribu rupiah, sehingga ditolak kan mencapai hingga kurang lebih 6 juta rupiah.

Olehnya itu, Hong, berharap agar pemerintah dapat menunda penindakan terkait dengan pemberlakuan sistem Odol tersebut, guna menstabilkan terlebih dahulu tiket mobil truk yang menggunakan transportasi laut melalui kapal Ferry, sebelum kebijakan pemerintah dalam hal pemberlakuan Odol ini dijalankan.

“Kami berharap dibalik kebijakan pemberlakuan sistem Odol ini, pemerintah juga dapat memperhatikan hal-hal krusial tersebut diatas, terutama soal biaya transportasi dan biaya tiket Ferry untuk lintas Provinsi. Dan serta pemberian jatah Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, untuk kendaraan atau mobil truk para sopir lintas,” tutup Hong.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kelurahan Rua: Daerah Penyumbang Ikan Terbesar di Kota Ternate Sepi Perhatian Pemerintah
LSM LIRA Malut Desak Pemkot Lakukan Perbaikan Fasilitas Pasar
Enam Kelurahan Terima DK, Begini Pesan Camat Pulau Ternate (Gamlamo)
Pemerintah Kelurahan Jambula Gelar Sosialisasi Pembinaan Kader Posyandu (Dasawisma)
Penyerahan DK, Lurah Kastela Target Semua Proker Terpenuhi
Tanjakan Ngade Membuktikan Lemahnya Tingkat Koordinasi Pemkot
Jalan Trans Kie Raha: mimpi indah atau Mimpi buruk
Kukuhkan Pengurus Karang Taruna, Ini Harapan Lurah Kelurahan Gambesi
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:22 WIT

NHM Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Halut dan Halbar

Senin, 12 Januari 2026 - 22:39 WIT

Asrul Tampilang, Resmi Diberhentikan dari Anggota Bawaslu Ternate Oleh DKPP RI

Selasa, 30 Desember 2025 - 17:31 WIT

Doa Bersama Akhir Tahun, DPD PAN Kota Ternate Beri Santunan Puluhan Anak Yatim

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:14 WIT

Hadirkan Puluhan Anak Yatim dan Muallaf, DPD PAN Morotai Gelar Doa Akhir Tahun

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:42 WIT

Gelar Doa Bersama Anak Yatim, Ketwil PAN Malut Pimpin Langsung Sholawat Asyghil

Kamis, 18 Desember 2025 - 23:37 WIT

Jelang Musda Serentak, DPW PAN Malut Lakukan Persiapan

Kamis, 18 Desember 2025 - 22:40 WIT

Tidak ada Keterbukaan Warga Desa Akelamo Cinga-Cinga Pertanyakan Pengelolaan DD dan ADD

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:27 WIT

3 Hari Pencarian Bocah 10 Tahun Diterkam Buaya di Halsel Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru